Sabtu, 16 Februari 2013

Resume Kewirausahaan Dan Latihan Soal



ENTREPRENEURSHIP
SMK Negeri 3 Pontianak


Mata pelajaran: Kewirausahaan
Nama              : Nurcahyani
Absen             : 21
Kelas              : XI PM 2
Email              : nur.cahyani1995@gmail.com
  
                     A. RESUME

J. Saluran dan Jaringan Distribusi
            1. Pengertian Distribusi
Distribusi merupakan bagian dari kegiatan pemasaran, yang melliputi penjualan, pembungkusan, pengepakan, dan pengiklanan. Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perorangan yang memiliki hak kepemilikan atas produk dari produsen ke konsumen
   Berikut macam-macam perantara perdagangan adalah sebagai berikut.
            a.  Grosir (whole sales)
   Grosir merupakan pedagang besar dan tidak melakukan penjualan secara eceran, akan tetapi melayani penjualan secara partai
            b. Pengecer(retailer)
   Pengecer adalah orang atau pemilik toko atau perusahaan yang kegiatan utamanya adalah menjual barang secara eceran.
            c. Makelar(broker)
   Makelar adalah perantara perdagangan yang diangkat resmi atas dasar permohonan sendiri guna menjualkan barang atau membelikan suatu barang kepunyaan orang lain untuk tanggungan orang yang menyuruh.
            d. Komisioner
    Komisioner adalah seorang yang berprofesi sebagai  perantara dalam usaha membeli dan menjualkan barang atau jasa untuk orang lain atas nama sendiri.
             e. Agen
    Menjalakan perusahaan sendiri dalam usaha menjualkan hasil perusahaan tertentu.
                   2. Pokok-pokok Saluran Distribusi
       Pokok-pokok saluran distribusi perusahaan diantaranya sebagai berikut.
              1. Secara langsung
    Produk yang dihasilkan produsen disampaikan secara langsung ke tangan konsumen tanpa adanya perantara.
              2.Secara semi langsung
    Produk yang dihasilkan perusahaan disalurkan kepada konsumen melalui saluran milik produsen itu sendiri.
              3. Secara tidak langsung pedagangan eceran
    Produk yang dihasilkan produsen disampaikan melaui lembaga-lembaga penyalur
                 3. Alasan-alasan Menggunakan Saluran Distribusi
          Alasan mengapa perusahaan tidak mendistribusikan produknya sendiri secara langsung kepada konsumen antara lain yaitu.
   a. Jarak yang terlalu jauh antara produsen dan konsumen
Karena terlalu jauh antara produsen dan konsumen, maka semua kebutuhan konsumen akan barang dan jasa yang sangat diperlukan adanya saluran distribusi, agar barang dan jasa bisa sampai ke konsumen dengan segera tanpa menunggu lama .
  b. Penghematan biaya dan waktu
Dengan menggunakan saluran distribusi, maka biaya dan waktu yang diperlukan untuk menyebarkan produknya kepada konsumen bisa lebih hemat.
  c. Untuk pemenuhan kebutuhan konsumen
Saluran distribusi digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang muncul setiap saat.
  d. Produsen dapat berkonsentrasi dalam berproduksi
Dengan memberikan wewenang pendistribusian, produsen dapat mengonsentrasikan kegiatan memproduksi barang-barang, sehingga keduanya bisa berjalan lancar.
                 4. Macam-macam Saluran Distribusi
           a. Distribusi  intensif
  Distribusi intensif diusahakan sebanyak mungkin agar dapat menjual produk sebanyak-banyaknya dan lebih mendekati konsumen agar lebih mudah mendapatkan barang. Barang secara intensif adalah barang-barang  convenience goos, misalnya gula, minyak goreng, beras, sabun mandi, dan sebagainya.
           b. Distribui selektif
  Jumlah  distribusi selektif ditentukan secara terbatas, karena untuk menekan biaya penjualan. Produk yang dijual merupakan produk yang harganya relative mahal dan konsumennya adalah golongan tertentu. Produk itu berupa produk consumers durable goods, yaitu produk pakai yang tahan lama dan memerlukan pemeliharaan khusus. Contoh: mobil, motor, dan barang mewah.
            c. Distribusi eksklusif
  Distribusi produk hanya diberikan pada lembaga penyalur yang menjadi sales representative dari produsen. Yang termasuk distribusi eksklusif dapat dilihat dari penjualan produk istimewa, seperti  computer, kamera, kacamata, dan sebagainya.
Oleh karena itu saluran distribusi sangatlah penting bagi perusahaan, maka dalam memilih saluran distribusinya hendaknya dilakukan dengan hati-hati dan memakai pertimbangan yang mantap.

K.  Kebijakan Penetapan Harga
            Kebijakan penetapan harga produk turut menentukan keberhasilan dalam bidang pemasaran produk.
     Macam-macam kebijakan dalam penetapan harga yaitu.
          1. Kebijakn Harga Produsen
Dalam kebijakan ini, seorang wirausaha dapat menetapkan harga dalam dua bentuk
              a. Shining price(harga setinggi mungkin)
Menetapkan harga produk setinggi mungkin, karena perusahaan belum memiliki saingan dan produk dipasarkan untuk orang kaya.
              b.Penetration price(harga serendah mungkin)
Kebijakan penetapan harga bertujuan untuk menerobos produk perusahaan lain masuk ke pasar.
           2. Kebijakan Harga Grosir
Grosir dapat membuat kebijakan  harga produk dengan cara memberikan potongan harga, yang diberikan karena pembayaran tunai atau karena pembelian dalam jumlah besar.
           3. Kebijakn Harga Retailer
Beberapa kebijakan penetapan harga produk yang ditetapkan oleh retailer
             a. Margin Price
Penetapan harga produk yang dijual sudah mendapatkan keuntungan, maka langsung dijual. Hal ini sering dilakukan oleh pedagang.
            b. Liming price
Penetapan harga produk sering dilakukan oleh toko yang menjual baju kaos, sepatu, dan sandal.
            c. Competior price
Penetapan harga produk yang murah dengan tujuan agar memperoleh reputasi sebagai toko termurah
            d. Judgement price
Penetapan harga produk berdasarkan pada perkiraan, biasanya dalam satu lusin produk, didalamnya satu atau dua potong produk yang bagus.
            e. Custmary price
Dalam jangka panjang, harga suatu produk tetap stabil dan tidak ada perubahan. Apabila harga bahan baku meningkat, maka harga pokok produk juga ikut meningkat.
            f. Ood price
Penetapan harga ganjil untuk menarik pembeli. Misal harga produk Rp 19.775,00. Penetapan harga ini biasanya dilakukan di supermarket.
Produk mempunyai tujuan, yaitu.
       a. Mandapatkan share pasar
       b. Memperoleh harga maksimum 
       c. Mempromosikan produk
       d. Memanfaatkan keuntungan
       e. Mencapai keuntungan
           Mencapai hasil penerimaan penjual maksimum
Strategi dalam penetapan harga produk yang dilaksanakan oleh wirausaha adalah sebagai berikut.
          a. Rapid skimming
Strategi yang dijalankan dengan menetapakan tingkat harga penjualan produk yang tinggi dan dengan kegiatan promosi yang tinggi pula. Strategi ini mempunyai tujuan untuk memeperoleh laba per unit yang meksimal sebelum para persaing memasuki pasar.
          b. Rapid penetration
Strategi yang dijalankan dengan menetapkan harga produk rendah, sedangkan kegiatan promosinya tinggi. Tujuan strategi ini yaitu agar perusahaan dapat menyusupkan dan memasuki pasar secepatnya.
          c. Slow skimming
Startegi yang dijalankandengan menetapakan harga penjualan produk yang tinggi. Tujuan startegi ini adalah untuk memeperoleh laba per unit setinggi-tingginya sebelum para pesaing memasuki pasar.
          d. Slow penetration
Strategi yang dijalankan dengan menetapkan harga jual produk yang rendah dengan kegiatan promosi yang rendah. Tujuan adalah merangsang pasar untuk menyerap produk dengan cepat.



B.    Latihan Pilihan Ganda
1.      Distribusi merupakan bagian dari kegiatan….
a.      Pembungkusan
b.      Pengepakan
c.       Pemasaran
d.      Promosi
e.      Periklanan
2.      Sekelompok  perusahaan atau perorangan yang memiliki hak kepemilikan atas produk dari produsen ke konsumen disebut…
a.      Distribusi
b.      Saluran distribusi
c.       Jaringan distribusi
d.      Kebijakan distribusi
e.      Perusahaan
3.      pedagang besar dan tidak melakukan penjualan secara eceran, akan tetapi melayani penjualan secara partai disebut…
a.      Grosir
b.      Pengecer
c.       Makelar
d.      Komisioner
e.      Agen
4.      perantara perdagangan yang diangkat resmi atas dasar permohonan sendiri guna menjualkan barang atau membelikan suatu barang kepunyaan orang lain untuk tanggungan orang yang menyuruh disebut…
a.      Grosir
b.      Pengecer
c.       Makelar
d.      Komisioner
e.      Agen
5.      Komisioner adalah…
a.      pedagang besar dan tidak melakukan penjualan secara eceran, akan tetapi melayani penjualan secara partai
b.      orang atau pemilik toko atau perusahaan yang kegiatan utamanya adalah menjual barang secara eceran.
c.       seorang yang berprofesi sebagai  perantara dalam usaha membeli dan menjualkan barang atau jasa untuk orang lain atas nama sendiri
d.      perantara perdagangan yang diangkat resmi atas dasar permohonan sendiri guna menjualkan barang atau membelikan suatu barang kepunyaan orang lain untuk tanggungan orang yang menyuruh.
e.      Menjalakan perusahaan sendiri dalam usaha menjualkan hasil perusahaan      tertentu
6.      Produk yang dihasilkan produsen disampaikan secara langsung ke tangan konsumen tanpa adanya perantara termasuk dalam pokok saluran distribusi secara…
a.      Langsung
b.      Tidak langsung
c.       Semi langsung
d.      Tidak langsung pedagang pengecer
e.      Melalui perantara
7.      barang-barang  convenience goos, misalnya gula, minyak goreng, beras, dan sabun mandi termasuk kedalam distribusi…
a.      Intensif
b.      Selektif
c.       Eksklusif
d.      Langsung
e.      Consumers durable goods
8.      mobil, motor, dan barang mewah termasuk kedalam distribusi…
a.      Intensif
b.      Selektif
c.       Eksklusif
d.      Langsung
e.      Consumers durable goods
9.      Kebijakan penetapan harga bertujuan untuk menerobos produk perusahaan lain masuk ke pasar disebut…
a.      Distribusi
b.      Shining price
c.       Penetration price
d.      Margin price
e.      Liming price
10.  Penetapan harga produk yang dijual sudah mendapatkan keuntungan, maka langsung dijual. Hal ini sering dilakukan oleh pedagang termasuk kebijakan harga retailer…
a.      Margin price
b.      Liming price
c.       Competitor price
d.      Judgment price
e.      Customary price

C.     Essay
1.      Sebutkan apa saja macam-macam perantara distribusi?
2.      Apa yang dimaksud dengan Pengecer? 
3.      Apa yang dimaksud dengan komisioner?















Tidak ada komentar:

Posting Komentar